• Melakukan Cut Cost Pandemi Dengan Menyewa Serviced Office Featured

    Banyak Yang Tidak Mengetahui Tentang Serviced Office atau Private Office

    Ditengah pandemi ini mungkin banyak pembaca yang kerap mendengar atau bahkan mengalami keperluan untuk cut cost di usaha atau perusahaan masing-masing. Tentunya cut cost ini tidak bisa sembarangan. Tidak semua biaya dapat diminimaliskan karena beberapa biaya tertentu memiliki dampak langsung terhadap penjualan. Alhasil apabila dikurangkan maka profit perusahaan pun akan ikut berkurang. Lantas, apa yang dapat dilakukan supaya biaya-biaya kantor dapat dikurangi lagi? Walaupun setiap perusahaan memiliki keperluan yang berbeda-beda, salah satu biaya yang secara garis besar dapat dipangkas adalah biaya sewa kantor. Banyak yang tidak sadar bahwa biaya servis gedung dan utilitas tidak murah dan sebetulnya dapat dihindari. Salah satu solusinya adalah dengan berpindah ke Serviced Office atau Private Office.

  • Ruang Kantor di Jakarta Bisa Murah dan Nyaman

    Ruang kantor di Jakarta merupakan salah satu opsi domisili kantor yang sering digunakan oleh perusahaan mancanegara. Domisili kantor adalah kata lain dari alamat registrasi usaha. Alamat ini juga merupakan salah satu prasyarat utama bagi perusahaan luar negeri untuk dapat mendirikan usaha di Indonesia. Tanpa alamat registrasi usaha di zona yang tepat, perusahaan tidak bisa mendapatkan izin usaha dari pemerintah di Jakarta. (more…)

  • Virtual Office for a Foreign Company in Indonesia 

    Virtual office for a foreign company operating in Indonesia is a popular choice among foreign investors. In the past, foreign investors can only operate in Indonesia if they have a physical office. The purpose of that regulation is to ensure that at the minimum foreign investors have the financial capability to rent a physical office. Nonetheless, with the growth of technology and the need to further develop the economy that regulation is no longer. 

    Currently, due to the need to push for more foreign investment in Indonesia, the government allows the use of a virtual office for a foreign company. Furthermore, the government also simplifies the regulation to establish a company (PT PMA) in Indonesia. Not only that, but the new regulation also states that foreign companies can have full ownership of more industries. These changes are in line with the Omnibus Law that focuses on attracting more foreign investments in the country.

    (more…)

  • 5 Tips bangun usaha di Jakarta dan Manfaatnya Bagi Start-up

    5 Tips bangun usaha di Jakarta ini dapat sangat bermanfaat dan menjadi pedoman bagi pengusaha Startup untuk membangun usahanya. Terlebih lagi bila pengusaha Startup tersebut baru akan terjun ke dunia usaha untuk pertama kalinya. Tentunya bagi pengusaha baru banyak persiapan yang harus dilakukan untuk mendirikan usaha. Selain dari persiapan membangun usaha, pengusaha juga perlu mempersiapkan mental. 

    Persiapan mental adalah salah satu hal terpenting yang harus dipersiapkan oleh pengusaha. Dikarenakan dalam perjalanan membangun usaha tersebut tentunya ada perjalanan naik dan turun. Oleh karena itu, pengusaha Startup harus dapat menyiapkan diri apabila usahanya tidak berjalan sesuai dengan rencana. Dengan mental yang kuat, pengusaha dapat melewati masa sulit dan memperbaiki situasi usaha. 

    5 Tips Bangun Usaha di Jakarta untuk Start-up

    Untuk mendapatkan manfaat optimal dari berkantor di Jakarta, pengusaha Startup dapat mengikuti 5 tips bangun usaha berikut:

    • Mempersiapkan Rencana Usaha

    Poin pertama pada 5 tips bangun usaha di Jakarta ini adalah untuk mempersiapkan rencana usaha. Pengusaha Startup perlu mempersiapkan perencanaan awal usaha sebelum memulai suatu usaha. Tujuan dari mempersiapkan rencana ini adalah untuk memastikan bahwa produk atau jasa yang disediakan, serta konsep usaha ini dapat berjalan dan dapat menghasilkan profit bagi pengusaha Startup. Tanpa adanya rencana usaha yang jelas, pengusaha akan mengalami berbagai kesulitan saat menjalankan usaha.

     

    • Menyewa Virtual Office atau Serviced Office

    Dengan menyewa Virtual Office atau Serviced Office, pengusaha Startup mendapatkan opsi terbaik untuk memperoleh domisili usaha. Seperti yang telah dibahas di artikel-artikel yang lalu, domisili usaha ini sangatlah penting untuk memenuhi prasyarat untuk mendirikan sebuah usaha. Selain itu, dengan adanya alamat kantor yang jelas, maka pengusaha dapat memperoleh beberapa dokumentasi legalitas yang diterbitkan pemerintah.

    Kedua opsi tersebut juga akan sangat membantu pengusaha dengan mengurangi jumlah modal yang harus dikeluarkan. Walaupun biaya rental jauh lebih rendah, kedua layanan tersebut sudah termasuk biaya fasilitas kantor yang lengkap. Fasilitas-fasilitas kantor ini disediakan dengan tujuan untuk mendukung kegiatan berkantor sehari-hari. Untuk informasi penyewaan layanan Virtual Office dan Serviced Office, silahkan kunjungi www.meso.co.id

     

    • Berkonsultasi dengan Ahli Berpengalaman

    Pengusaha Startup juga dapat mendapatkan banyak manfaat dengan berkonsultasi kepada ahli yang sudah berpengalaman. Contohnya, ketika akan memulai suatu usaha maka ada baiknya pengusaha berkonsultasi dengan pengusaha senior. Dengan mendapatkan nasihat seputar berusaha, maka pengusaha Startup dapat mencegah dan mengatasi masalah yang dapat terjadi di masa depan. Selain itu, untuk mendirikan sebuah usaha, pengusaha Startup juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan tim legal yang profesional. 

    Tim legal yang profesional dan berpengalaman dapat membantu memberikan arahan bagi pengusaha untuk mendirikan usaha. Apabila pengusaha Startup ingin mencari konsultan legal yang terpercaya untuk membantu pendirian perusahaan, pengusaha dapat berkunjung ke MESO Serviced and Virtual Office. Tim legal MESO sudah berpengalaman menangani ratusan klien baik dalam bentuk perorangan atau perusahaan lokal dan luar negeri.

     

    • Mendapatkan Legalitas dan Izin Usaha

    Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, setelah pengusaha Startup berkonsultasi dengan tim legal yang terpercaya, tahap berikutnya adalah untuk mendapatkan legalitas dan izin usaha. Untuk mendapatkan legalitas usaha di Indonesia, pengusaha perlu menggunakan jasa notaris yang terpercaya. Lalu, pengusaha juga perlu mempersiapkan dokumen-dokumen untuk memenuhi syarat pembentukan usaha. Daftar dokumen-dokumen ini dapat didapatkan dari tim legal.

    Setelah legalitas perusahaan sudah siap, maka tahap berikutnya adalah untuk mendaftarkan izin usaha. Izin usaha ini harus disesuaikan dengan bidang usaha yang diminati oleh pengusaha. Tentunya izin usaha baru bisa didapatkan ketika pengusaha Startup sudah memiliki badan usaha. 

     

    • Menyimak 5 Tips Bangun Usaha Ini

    Poin terakhir pada 5 Tips Bangun Usaha ini tidak kalah penting dengan poin lainnya. Dengan mempelajari dan mengikuti 4 poin diatasnya, maka pengusaha Startup dapat merencanakan usahanya dengan lebih mantap. Walaupun poin-poin ini mungkin belum mencakup seluruh pedoman untuk membangun sebuah usaha secara detail, namun secara garis besar pedoman ini sudah dapat membantu memberikan gambaran dan arahan bagi pengusaha Startup. Pengusaha Startup perlu untuk memiliki perencanaan yang jelas, menggunakan fasilitas kantor yang efisien seperti Virtual Office atau Serviced Office untuk meningkatkan efektifitas usaha, berkonsultasi dengan profesional yang berpengalaman untuk menghindari potensi masalah, dan membangun legalitas usaha dan izin-izin perusahaan yang tepat.

     

  • Mendirikan Start-up di Indonesia dan Manfaatnya

    Mendirikan Start-up di Indonesia menjadi sebuah topik yang ramai diperbincangkan beberapa tahun terakhir ini. Apalagi dengan adanya tren perusahaan berbasis teknologi yang berkembang sampai mencapai tahap Unicorn. Semakin banyak pengusaha baru yang mengikuti perkembangan tren tersebut dan berlomba untuk bisa mendapatkan dukungan dana besar dari perusahaan pendana asing. 

    Hal ini menjadi sebuah pertanyaan juga bagi para calon pengusaha mengenai  seberapa pentingnya mendirikan sebuah badan usaha Start-up untuk menjalankan usaha. Walaupun pada awalnya beberapa kegiatan usaha tidak langsung memerlukan sebuah badan usaha, tetapi dengan berjalannya waktu pengusaha tersebut tentu akan perlu mendirikan badan usaha. Badan usaha ini penting bagi pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya. Contohnya saja seperti produk perawatan kulit Scarlett maupun usaha kuliner seperti Ayam Geprek Bensu.

    Mendirikan Start-up dan Caranya

    Sebelum memutuskan mendirikan Start-up di Indonesia, calon pengusaha harus menentukan tipe usaha apa yang ingin dijalankan. Apabila sudah yakin dengan bidang usaha tersebut, maka calon pengusaha harus mempersiapkan perencanaan usahanya dengan matang. Di dalam perencanaan ini harus mencakup strategi marketing, kerangka operasional, serta sistem pencatatan keuangan. Ketiga faktor tersebut sangat penting untuk memastikan bahwa pondasi usaha kuat dan stabil.

    Baca juga: Sukses Bangun Bisnis dari Nol untuk Pemula: 10 Tips

    Setelah mempersiapkan perencanaan, hal berikut yang harus dipersiapkan adalah modal. Tentunya tidak ada usaha yang dimulai tanpa modal. Modal ini selain digunakan untuk penyediaan produk atau jasa, juga akan digunakan untuk kegiatan pemasaran. Pengusaha harus mempersiapkan modal serta menyisihkan dana untuk keadaan darurat. Apabila modal sudah dipersiapkan, tahap berikutnya adalah untuk menentukan skala usaha yang akan dijalankan..

    Di dalam kategori perusahaan perseroan terbatas, terdapat empat macam perusahaan yang dibagi berdasarkan skala modal. Jenis-jenis perusahaan tersebut adalah PT UMKM (mikro), PT Kecil, PT Menengah, dan PT Besar. Pada umumnya perusahaan Start-up akan lebih banyak memilih perusahaan mikro karena jumlah modal yang lebih sedikit dan berbagai manfaat lainnya. Pengusaha dapat mulai mendirikan Start-up di Indonesia dengan memanfaatkan layanan virtual office dan pembuatan PT yang terpercaya dari MESO Serviced and Virtual Office.

    Layanan tersebut sangat bermanfaat bagi pengusaha Start-up karena selain biayanya yang cukup rendah, layanan tersebut sudah dilengkapi berbagai fasilitas untuk menunjang perusahaan. Pengusaha tidak perlu kebingungan karena akan dipandu oleh team MESO untuk mempersiapkan berkas-berkas yang diperlukan dan diserahkan ke MESO. Setelah berkas-berkas tersebut terkumpul, maka pengusaha hanya perlu menunggu sampai dokumen legal perusahaannya selesai dibuat. Inilah salah satu alasan mengapa banyak pengusaha memilih untuk mendirikan Start-up di Indonesia melalui MESO.

    Manfaat Bagi Pengusaha Baru

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, mendirikan Start-up di Indonesia memiliki berbagai manfaat bagi pengusaha baru. Manfaat tersebut datang dalam bentuk kemudahan beroperasional. Pada umumnya, dengan memiliki sebuah badan usaha maka perusahaan Start-up dapat menjalankan usaha secara legal. Dengan menjalankan usaha secara legal, maka pengusaha dapat mengajukan berbagai sertifikasi dan juga izin usaha yang diperlukan untuk menjalankan usaha. Perlu diingat juga bahwa usaha pada umumnya yang tidak memiliki badan usaha dapat dikenakan sanksi oleh pihak pemerintah. 

    Adapun sebagai sebuah badan usaha, pengusaha Start-up dapat juga memanfaatkan kemudahan yang disediakan oleh pemerintah. Contoh kemudahan yang disediakan terdapat dalam bentuk acara promosi. Pemerintah sering menyelenggarakan acara promosi di berbagai negara. Biasanya pemerintah mengajak UMKM atau Start-up untuk bergabung secara cuma-cuma atau dengan biaya yang sangat rendah. Selain itu pemerintah juga banyak menawarkan subsidi dan kemudahan berusaha bagi Start-up di Indonesia.

    Kesempatan seperti diatas dapat sangat bermanfaat bagi pengusaha untuk meningkatkan branding usaha dan juga menambah pelanggan potensial. Namun, syarat bagi usaha tersebut untuk dapat berpartisipasi adalah sudah terdaftar sebagai badan usaha legal. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha untuk mendaftarkan badan usaha Start-up nya di Indonesia untuk dapat menikmati kemudahan tersebut. 

     

  • SME in Indonesia Situation During the Pandemic

    SME in Indonesia is no doubt a growing sector in the country’s economic ecosystem. The rise of SMEs is mostly due to the increase in the number of Start-up companies. Around three years ago, the number of investments from foreign and local venture companies pours massively into the Start-up market in Indonesia. The investments have successfully propelled companies to become regional Giants. This further causes an exponential rise in the number of SMEs. However, the growth stops when the Covid-19 pandemic occurs.

    Many SME in Indonesia experience turmoil as social restrictions apply and the demand for goods and services decrease. Business activities in Indonesia slow down tremendously as one by one, business begins to suffer the consequences. Companies can no longer sustain their operations which cause employees to lose their jobs. The country’s economic condition suffers along with the SMEs. (more…)

  • The Office in Jakarta and Environmental Concerns in Indonesia

    The Office in Jakarta may not seem to hold a direct correlation with environmental issues. With the currently ongoing COP26 climate summit, it is pertinent to look deeper into the consequences of business decisions and their impact on the environment. A lot of businesses are not aware that their operations play a major role in contributing to the rise of carbon footprints. Carbon footprints are also responsible for causing global heating, which in turn, causes natural disasters.

    (more…)

  • FINDING AN OFFICE IN JAKARTA AND THE OPTIONS

    Finding an office in Jakarta is a good start when an entrepreneur is planning to start a business in Jakarta. The metropolitan city is home to about 10,9 million people and is the capital city of Indonesia. With the country’s positive economic growth through the years, it is no surprise that foreign companies are interested to invest in this city. Aside from the relatively cheaper labour, Indonesia is also an emerging market with opportunities.

    The business opportunities present in the country varies in terms of industries. Industries like tourism, healthcare and pharmaceuticals, e-commerce, mining, and manufacturing are some of the popular choices for foreign investments. Nonetheless, as the local economy develops, more industries are open to foreign investments. The government also understands the local economy’s need for foreign investment to boost the economy.

    (more…)

  • Sukses Bangun Bisnis dari Nol untuk Pemula: 10 Tips

    Sukses bangun bisnis ini dikumpulkan dalam rupa 10 tips dengan tujuan untuk membantu pengusaha pemula untuk menjalankan usaha dengan lancar. Menjalankan suatu bisnis tentunya memiliki banyak rintangan. Proses pendirian perusahaan dan memulai bisnis pun tidaklah mudah karena diperlukan banyak tahapan pengerjaan. 

    Sebagai perusahaan yang telah berdiri dari tahun 2013 dan telah membantu banyak perusahaan tumbuh, MESO Indonesia telah meringkas 10 tips sukses bangun bisnis untuk pengusaha pemula. Tips ini diharapkan dapat digunakan oleh pengusaha pemula sebagai pedoman untuk membantu usahanya. 

    (more…)

  • Microbusiness in Indonesia Struggles with Covid-19

    Microbusiness in Indonesia is commonly known as UMKM. Like any other business across the nation, the UMKM sector is also experiencing various setbacks. These setbacks are due to the lack of demand. With more companies toppling over, people tend to divert to saving instead of spending. The more people spend, the less money circulates in the market. In return, the economy slows down steadily.

    Moreover, due to the restrictions, a lot of companies are also unable to operate. Any companies that fall under the non-essential category are not allowed to be in office. This restriction proves detrimental to businesses that rely on personal contact between the client and the companies. For instance, service and tourism industries rely on meeting guests and providing services. In fact, due to the pandemic and the absence of tourists, a lot of famous hotels had to file bankruptcy.

    (more…)

  • Memulai Usaha Dari Sekarang Itu Baik: Mengapa?

    Memulai usaha dari sekarang merupakan suatu hal yang memerlukan keberanian dan keteguhan. Mengapa? Karena walaupun terkesan mudah untuk dilakukan, namun pada prakteknya memulai usaha sendiri penuh dengan tantangan. Dibalik berbagai cerita usaha yang sukses, tentunya banyak rintangan yang telah dilalui. Namun, apabila si pengusaha dapat melalui rintangan tersebut, tentu hasilnya akan sangat memuaskan.

    Adapun, menjadi pengusaha memberikan kesempatan bagi calon pengusaha untuk menghasilkan uang sembari menjalankan kegiatan yang digemarinya. Menjalankan usaha sendiri tentu lebih fleksibel, dengan menyusun ide dan merancang konsep yang menarik, maka usaha tersebut cenderung dapat berjalan. Contohnya, seseorang yang hobi membuat kue dapat memanfaatkan keahliannya untuk menjual kue. Adapun orang yang gemar dengan mobil mewah dapat memanfaatkan hobinya sebagai pedagang mobil mewah.  (more…)